-=[ meng HITAM ~ PUTIH kan PELANGI ]=-

-=[Selamat Datang Di blog Sederhana Ini Semoga Anda Senang Dengan Yang Kami Sajikan.!!]=-

Seuntai Salam

Kugoreskan Seuntai Salam penuh kehangatan
menghempaskan angin kedukaan
Melantun seiring nyanyian hati
Bergemuruh bersama sang waktu

Mencari onggokan kata-kata indah di Samudera
Bagai menyusuri Lautan yang paling dalam
Mencoba merangkai sederet puisi
Bagai menyusun ungkapan hati yang paling indah

Tatkala mentari berkejaran dengan rembulan
Apakah engkau akan tetap di sana?
Menunggu hingga kutuangkan bait-bait yang memenuhi otakku
Seakan ingin keluar dan menumpahkannya?

Karena kutetap menyulam kata
Cermin rasa dan keasaanku
Menampar semua keangkuhanku
Dan membiarkan baitku mengisi jagat raya

TINDAKAN AKHLAQI DAN TINDAKAN ALAMI II

Dalam perspektif Ulama Persia yang non-sektarian ini tindakan akhlaqi hanyalah tindakan-tindakan yang bersifat "ikhtiyari", yakni tindakan-tindakan yang diusahakan dengan penuh kesungguhan. Adapun tindakan-tindakan yang "alami", sebagaimana sebagian tindakannya dilakukan oleh binatang, tidak termasuk ke dalam tindakan akhlaqi.

Seorang ibu yang mennyusukan bayinya bukanlah merupakan perbuatan akhlaqi, karena kambing dan sapi pun melakukannya. Demikian juga kedua orangtua - ibu dan bapak - yang mengasihi putera-puterinya bukanlah perbuatan akhlaqi karena binatang pun, malah harimau dan singa yang galak pun mengasihi anak-anaknya.

Seorang ibu dikatakan melakukan perbuatan akhlaqi manakala ia mendengar tangisan bayi orang lain, kemudian memungut dan menyusukannya. Dan para orangtua atau siapa saja orang-orang yang dewasa dipandang melakukan perbuatan akhlaqi manakala mereka mengasihi anak-anak yatim dan orang-orang miskin.

Seorang kaya-raya yang membayar zakat dan memberi makan di hari kelaparan pun bukan merupakan tindakan akhlaqi, karena perbuatan ini bagi orang yang kaya-raya adalah perbuatan yang diwajibkan. Mereka dipandang melakukan perbuatan yang akhlaqi manakala meng-infaq-kan hartanya di luar kewajiban-kewajibannya; mungkin dengan memberi kehidupan kepada para ulama, membelikan kitab-kitabnya, memberikan beasiswa kepada para pelajar, memberikan modal usaha dan pelatihan manajerial bisnis kepada keluarga yang miskin, dan lain sebagainya yang dikategorikan sebagai tindakan perberdayaan orang-orang miskin.

Ibadah-ibadah wajib, seperti shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, zakat, dan hajji bagi orang yang mampu, Mengapa bukanlah perbuatan-perbuatan akhlaqi.

Jawabannya: Karena perbuatan menyembah Allah serta melakukan keta'atan kepada-Nya merupakan perbuatan-perbuatan alami, seperti halnya makan ketika lapar dan minum ketika haus. Hanya manusia brengsek, bejad moral, yang tidak mengerti akan hal ini.

Bukankah Al-Qur'an sendiri mengungkapkan, bahwa suka ataupun tidak suka semua makhlaq tunduk kepada Kekuasaan-Nya ?!

Beda halnya dengan shalat-shalat sunnah, puasa-puasan sunnah, dan hajji serta umrah ke sekian kalinya, terlebih-lebih infaq dan shadaqah di luar kewajiban, itu semua merupakan tindakan-tindakan akhlaqi yang sangat dipuji oleh Allah Swt.

Namun demikian, walau bukan tindakan akhlaqi, tindakan-tindakan atau amal-amal wajib yang kita lakukan tetap diberi pahala oleh Allah Swt. Semoga kita dapat meningkatkan tindakan akhlaqi !

TINDAKAN AKHLAQI DAN TINDAKAN ALAMI

Kata "akhlaq" sudah tidak asing lagi terdengar setiap saat. Secara umum, yang kita dengar sehari-hari di masyarakat, kata akhlaq mengacu kepada tindakan-tindakan yang bernilai, berharga, bermanfaat, bermoral, beretiket, dan segala tindakan yang dapat dikategorikan sebagai perbuatan-perbuatan yang "baik".

Apakah seorang ibu yang bangun di tengah malam karena mendengar rintihan bayinya yang masih mungil kemu-dian menetekkannya merupakan tindakan akhlaqi?
Tanpa ragu-ragu, hampir setiap orang membenarkannya.

Apakah seorang ayah yang bekerja keras seharian tanpa mengenal siang ataupun malam, panas ataupun hujan, untuk mencari sesuap nasi bagi istri dan anak-anaknya merupakan tindakan akhlaqi?
Tanpa ragu-ragu, hampir semua orang meng-ya-kannya.

Dan apakah shalat lima waktu dan ibadah-ibadah wajib lainnya yang dikerjakan oleh orang-orang muslim, di saat sehat ataupun sakit, di saat tinggal di rumah ataupun sedang dalam perjalanan, dalam keadaan segar-bugar ataupun lelah, merupakan tindakan-tindakan akhlaqi?
Terhadap pertanyaan ini pun semua orang mengamininya.

Apakah jawaban kebanyakan orang itu benar ditinjau dari sudut Ilmu Akhlaq?

Nah, nanti dulu!

Ilmu Akhlaq membedakan perbuatan-perbuatan akhlaqi dengan perbuatan-perbuatan alami.

Adalah 'Alamah Murtadha Muthahhari yang membahas persoalan ini secara panjang-lebar dalam kitabnya FALSAFAH AKHLAK.

Masakan Terlezat Di Dunia


CNN: Rendang Masakan Terlezat di Dunia, Tambo Cie Dah...


CNN: Rendang

Masakan Terlezat di Dunia,

Tambuah Ciek Da...

icon15me, MINANGKABAU - Indonesia patut berbangga. Dua hidangan khas yakni rendang dan nasi goreng ditempatkan dalam jajaran teratas makanan paling lezat di dunia (World’s 50 Most delicious Foods) versi CNN.
Hal ini berdasarkan survei para pemerhati stasiun berita CNN, yang dimuat di situs CNNGo. Survei itu dihimpun melalui akun CNN di situs jejaring sosial Facebook.

Populernya rendang khas Padang ini disusul nasi goreng di urutan kedua dan Sushi dari Jepang di urutan ketiga. Survei sebelumnya, peringkat pertama makanan terlezat di dunia adalah Massaman curry asal Thailand.
Hasil survei yang dimuat di laman situs CNN ini melansir 50 makanan terenak di dunia ini menghasilkan rendang sebagai juaranya. “Setelah menjaring lebih dari 35.000 suara, makanan paling enak di dunia bukan Massaman curry, yang kami sarankan, tapi hidangan daging berbumbu yang pedas dari Sumatera Barat,” demikian hasil survei CNN.
Makanan asal Indonesia lainnya, Sate, juga masuk dalam daftar di urutan 14. Namun demikian, dari kuantitas makanan yang masuk sebagai daftar terlezat di dunia, Indonesia masih kalah dengan makanan asal Thailand yang enam diantaranya masuk dalam 50 jajaran teratas makanan terenak di dunia.
Thailand memang gencar mempromosikan wisata, termasuk kuliner, dengan dukungan maksimal dari pemerintah mereka. 
                    Berikut daftar 10 makanan paling lezat di dunia versi pembaca CNN : 
                                       1. Rendang, Indonesia
                                       2. Nasi Goreng, Indonesia
                                       3. Sushi, Jepang
                                       4. Tim yam goong, Thailand
                                       5. Pad thai, Thailand
                                       6. Som tan (salad pepaya), Thailand
                                       7. Dim sum, Hong Kong
                                       8. Ramen, Jepang
                                       9. Peking duck, China
                                       10. Massaman curry, Thailand.

THE FORE FATHER OF MINANGKABAU


Based on the believe of the fore parents stated in "Tambo", news and ancients proverbs, it can be said that to judge "Tambo" was containing 2% the truth and 98% mithology is trully reasonable.
According to Proff. Kern, the first nation came firstly to the Southern of Khatulistiwa (Minangkabau) was said "Proto Meleiers" or the old Malay, than came "Deuto Meleiers" or the Young Malay. Generally "Nusantara" once was came by nations from Campa, Kampuchea and Kochin.
And according to "Tambo" of Minangkabau, the fore father of Minangkabau was Sultan Maharajo Dirajo. Who had sailed with his followers Cati Bilang Pandai which was well known with the name Tukang Sibak Ulai, and the four skilled escort in self defence, Kuciang Siam, Harimau Campo, Kambiang Hutan and Anjieng mualim. The had sailed along the Lakadewa Island passing Serindit and Langgapuri or Ceylon straight to Gold archipel and harboured in the Merapi Volcano.
Sultan Maharajo Dirajo was the son of Iskandar Zulkarnain (Alexander Grote). Alexander Grote or the Great Alexander was the greatest kingdom's king in Masedonia (Athen) 365 - 323 Bc. He was the pupil of Aristoteles 384 - 323 Bc. While Aristoteles was the pupil of plato 427 - 347 Bc. Alexander Grote married to a prnces of Ruhum (East Rome). From this married he was inherited three sons, named; Sultan Maharajo Alif, Sultan Maharajo Depang (Dipang) and Sultan Maharajo Dirajo.

Before the death of Iskandar Zulkarnain (Alexander Grote), he has assigned his son Sultan Maharajo Alif to leave for Ruhum (East Rome) to govern it, while Sultan Maharajo Dipang had been assigned to China to govern it and Sultan Maharajo Dirajo had been assigned to came to an island in the southern of Equator.As it had stated earlier, Sultan maharajo dirajo was set with his followers along Lakadewa passing Serindit or Langgapuri straight to the Gold Island or Jawa Alkibri which is now is named Sumatera (Andalas).

Among the followers there were Cati Bilang Pandai or named Tukang Sibak Ulai, and the four escort Kuciang siam, Harimau Campo, Kambiang Hutan and Anjieng Mualim. The four were the champion of self defence from their own region. They were not animal although were named with animal Kuciang (Cat), Harimau (Tiger), Kambiang (Goat) and Anjieng (Dog). They were totally human being that were named is accordance to their style of skill in self defence.
After harbouring to the Andalas island the journey was straighted to the slope of Merapi Volcano and this was the beginning of the dwelling of Sultan Maharajo Dirajo in the slope of Merapi. And the first home of theirs was named Galundi Nanbaselo.
Sultan Maharajo Dirajo has four doughters and a niece called Indah Juita. The four doughters of Sultan Maharajo Dirajo ware married to his followers while his niece was married to Sangsepurbha. Sangsepurbha was the name derived from the Greek word means Suprabha who came from "Kula Warga Sri Sailendra Kaundinya" from Bukit Siguntang (Mahameru). From the marriage of Sang Sepurbha and Indah Juita they were inherited a son named Dt. Perpatiah Nan Sabatang.


After the death of Sang Sepurbha, the widow Indah Juita married to Cati Bilang Pandai, and from their marreid they had two sons, Dt. ketumanggungan and Dt. Suri Dirajo. Of the three sons of Indah Juita, Dt. Ketumanggungan and Dt. Perpatiah Nan Sabatang were found of goverment and politic, while Dt. Suri Dirajo was found of military (force) and it was Dt. Suri Dirajo who created the science of self defence in Minangkabau which now is well known with the name of Silek (Silat).

Reading Al-Qur'an